Indonesia  |  English

Question & Answer


Berikut adalah pertanyaan yang sering muncul yang berhubungan dengan peralatan saniter. Apabila anda memiliki pertanyaan yang belum terdapat pada list di bawah ini silahkan klik di sini

Bagaimana apabila ada kerusakan produk American Standard, apakah ada pelayanan service-nya?
Team After Sales Service American Standard akan memeriksa langsung ke customer, dengan menghubungi Hotline number kami 0800-1267823 (Toll Free)
Bagaimana cara perawatan permukaan toilet?
Cukup dibersihkan dengan kain halus dan bersih
Apa yang perlu diperhatikan dalam pemasangan kloset?
Pemasangan closet yang harus diperhatikan adalah jarak lubang pembuangan ke dinding sesuai dengan produk yang akan dipasang, yang paling penting juga harus mengikuti petunjuk pemasangan yang telah di instruksikan
Bagaimana cara membersihkan kerak pada keramik yang disebabkan oleh kualitas air?
Membersihkan kerak kotoran closet yang sudah lama bisa dengan menggunakan ampelas yang halus, tetapi apabila belum berhasil gunakan soda api. Jangan sampai mengenai material produk lainnya (seat and cover, dsb)
Apa yang menyebabkan air merembes dari tangki?
Periksa pemasangan rubber tank to bowl nya (seal antara tank dengan pot closet nya) apakah telah terpasang dengan baik atau periksa rubber seal yang ada pada baut pengikat tangki
Apa yg menyebabkan kamar mandi bisa bau?
Periksa perangkat-perangkat air yang ada pada peralatan saniter (floor drain, wastafel, dll) apakah sudah terisi dengan air karena dengan terisinya air tersebut dapat menghambat udara dari dalam pipa instalasi keluar ke ruangan kamar mandi
Kenapa air mengalir terus ke dalam pot (bowl) closet?
Bocor dari tank ke pot kloset dikarenakan : pemasangan flush valve nya tidak kencang atau inlet valve nya tidak berfungsi dikarenakan tersumbat pasir atau kotoran lainnya
Apa yg menyebabkan flushing tidak sempurna?
Flushing tidak sempurna disebabkan : kapasitas air didalam tank kurang, ada penyumbatan pada pipa instalasi, Septic tank penuh atau tidak adanya pipa pembuangan udara
Berapa tekanan air yang diperlukan di dalam rumah agar kloset dapat berfungsi dengan baik?
Untuk tekanan air yang normal kita anjurkan minimal 0.3 bar
Bagaimana cara merawat keran agar tetap mengkilat?
Perawatan kran cukup dengan di lap kering dengan kain yang halus dan bersih dan lakukan pembersihan secara rutin pada saringan yang ada pada keran
Bagaimana cara merawat bathtub?
Perawatan bathtub setelah dipakai yaitu dengan dibilas dengan air bersih (air panas) kemudian di lap kering dengan menggunakan kain yang halus dan bersih
Bagaimana cara merawat wastafel?
Perawatan wastafel secara rutin, bilas dengan air bersih atau dengan air panas kemudian di lap kering dengan menggunakan kain yang halus dan bersih
Bagaimana kita tahu bahwa produk saniter yang kita pilih berkualitas baik?
Sebaiknya kita membeli kloset, wastafel maupun produk saniter lainnya termasuk bak mandi/bathtub dan produk keran dari produsen yang jelas dan memiliki merk yang sudah dikenal. Pemakaian produk saniter cukup lama, paling tidak sekitar 2-5 tahun, oleh karena itu penting untuk memilih produsen yang memberikan layanan purna jual. produsen yang berkualitas biasanya juga memberikan garansi selama 1 tahun untuk penggantian produk yang disebabkan oleh cacat produksi
Berapa lama umur produk saniter ?
Produk saniter yang terbuat dari bahan keramik (vitreous china) bertahan seumur hidup dengan pemakaian dan perawatan normal, sedangkan untuk bahan yang terbuat dari plastik seperti isi tanki kloset (tank trim), karet pada pipa pembuangan (floor flange/wax ring) umurnya akan sangat tergantung dari frekwensi pemakaian, perawatan dan kondisi air
Apakah setiap merk produk saniter memiliki standard pemasangan yang sama ?
Produk saniter pada umumnya memiliki prinsip pemasangan dan ukuran instalasi yang sama, yang perlu diperhatikan adalah tipenya, khusus untuk kloset perlu diperhatikan jarak dari lubang pembuangan ke dinding (rough-in)
Bagaimana cara perawatan produk saniter ?
Produk saniter baik kloset, wastafel, bak mandi/bathtub maupun kerannya, cukup dibilas dengan air bersih kemudian di lap dengan menggunakan kain yang halus dan bersih. Sebaiknya disediakan lap tersendiri untuk perawatan produk saniter
Hal-hal apa yang perlu diperhatikan dalam pemasangan produk saniter ?
  1. Pertama dilihat dari design produknya
  2. Kemudian dilihat dari kualitas produknya (bisa dilihat dari produsen produk saniter yang sudah dikenal & memiliki layanan purna jual)
  3. Perhatikan spesifikasi produknya yaitu jarak lubang pembuangan ke dinding/rough-in (untuk produk toilet), dimensi produk juga harus disesuaikan dengan besarnya ruangan kamar mandi & kemudahan dalam hal pemsangan dan perawatan produk
  4. Warna produk disesuaikan dengan warna ruangan kamar mandi
  5. Harga produk
Hal-hal apa yang perlu diperhatikan dalam pemasangan produk saniter ?
  1. Ikuti langkah-langkah pemasangan dalam petunjuk pemasangan produk
  2. Ukuran pipa instalasi harus sesuai dengan spesifikasi produk yang akan dipasang (keterangan tersebut dapat dilihat dari petunjuk pemasangan produk)
  3. Sesuaikan besarnya tekanan air dengan produk saniter yang akan dipasang. minimal tekanan air yang diperlukan adalah sebesar 0.5 bar, apabila menggunakan sumber air dari sumur bor atau PDAMsebaiknya menggunakan pompa pendorong. sedangkan apabila menggunakan sumber air dari water toren tetapi tekanan air masih kurang kencang, disarankan untuk menggunakan pompa pendorong. Gunakan pompa yang tekanannya sesuai dengan kebutuhan pemakaian air dalam 1 rumah
  4. Sebelum peralatan saniter dihubungkan ke pipa instalasi, sebaiknya pipa instalasi air bersih dikuras terlebih dahulu dengan cara mengalirkan airnya selama beberapa saat.
Bagaimana cara membersihkan kerak yang menempel pada produk saniter (keramik) ?
  1. Pada umumnya kerak timbul akibat kurangnya perawatan, dengan perawatan yang benar secara rutin sebenarnya bisa mengantisipasi terjadinya kerak di permukaan keramik
  2. Namun apabila hal tersebut sudah terjadi, gunakanlah pembersih keramik. apabila masih belum cukup, gunakan ampelas halus (no. 1000) yang telah dibasahi kemudian gosok secara perlahan. apabila langkah tersebut kurang berhasil maka gunakanlah air keras (HCl). Langkah perawatan ini tidak dianjurkan untuk dilakukan secara rutin atau seringkali dan pastikan bahan pembersih yang digunakan tidak mengenai bagian produk yang lain selain keramik (seat and cover, tank trim, dll)
5 macam permasalahan yang ada pada kloset
  1. Air mengalir/rembes dari bawah kloset :
    1. Pastikan pemasangan baut pengikat yang pot kloset sudah cukup kuat atau belum
    2. Pastikan pemasangan karet seal gasket (Wax ring / Floor Flange ) apa sudah benar atau satu as dengan lubang pipa pembuangan yang ada dilantai
  2. Air mengalir/rembes dari bawah tanki air
    1. Pastikan pemasangan baut pengikat tanki air sudah cukup kuat atau belum
    2. Pastikan pemasangan karet seal tanki dengan pot kloset sudah terpasang dengan tepat dan benar
  3. Air mengalir / rembest dari pipa flexible
    1. Pastikan pemasangan pipa flexible tersebut sudak cukup kencang atau belum
    2. Pastikan karet seal pipa flexible sudah terpasang atau belum.
  4. Air mengalir / rembes dari tanki ke pot kloset
    1. Pastikan ketinggian plampung pada pipa pemasukan air ( inlet valve )sudah sesuai dengan batasan ketinggian air yang ada di setiap dinding dalam tanki ( water line )
    2. Pastikan karet katub yang ada di dalam pipa pemasukan air ( inlet valve )dan cuci dengan menggunakan air bersih
    3. Pastikan peyetelen rantai katub atau tombol mekanis pembilas ( flush valve ) sudah tepat atau belum
    4. Pastikan karet katub mekanis pembilas( flush valve ) kemudian cucilah dengan menggunakan air bersih
  5. Flushing / Pembilasan tidak sempurna
    1. Pastikan kapasitas air yang ada didalam tanki sudah cukup atau sesuai dengan ketentuan yang ada di setiap dinding dalam tanki ( water line )
    2. Pastikan pemasangan seag gasket ( Floor flange / Wax ring ) sudah terpasang tepat /satu as dengan lubang pipa pembungan yang ada pada lantai
    3. Pastikan bak penampungan ( septictank ) apakah sudah penuh apa belum dan pipa pembungan udaranya sudah terpasangan dengan benar ( biasanya menggunakan pipa berukuran min 11/2 inchi dan dipasang tidak terlalu panjang dan banyak belokannya