UNICEF dan LIXIL “Make a Splash” untuk Menghadirkan Sanitasi bagi Jutaan Anak di Seluruh Dunia

Unicef
Lixil

Tokyo, 26 Juli 2018 – UNICEF, badan khusus dibawah PBB yang mengurus kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia, bersama dengan LIXIL, perusahaan terkemuka dalam industri sanitair bekerja sama dalam sebuah program untuk menyediakan sanitasi yang aman dan bersih bagi jutaan anak yang kurang beruntung.

Program kerja sama “Make a Splash! Toilets for All” memadukan kekuatan kedua badan demi keberhasilan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goal) dalam memberikan akses sanitasi yang memadai bagi setiap orang. Dengan harapan, pada tahun 2030 tidak ada lagi orang yang melakukan BABS (buang air besar sembarangan).

“Hampir 800 anak meninggal setiap hari karena diare yang disebabkan oleh air kotor, sanitasi yang tidak memadai,” ujar Henrietta Fore, Direktur Eksekutif UNICEF. “Melalui kemitraan inovatif bersama LIXIL ini, kami berharap agar semua anak dapat tetap hidup dan sehat.”

Sebelumnya, UNICEF dan LIXIL pernah bekerja sama di wilayah Afrika untuk menyediakan produk-produk sanitasi bagi penduduk yang membutuhkan. Produk tersebut didesain oleh LIXIL sesuai dengan keadaan penduduk setempat. Kesuksesan tersebut semakin mendorong kedua pihak untuk melanjutkan kerjasamanya dalam meningkatkan sanitasi bersih bagi semua orang.

Kerja sama yang baru ini adalah salah satu proyek UNICEF yang paling ambisius hingga saat ini. Hal ini menunjukkan bagaimana UNICEF menjalin kerja sama dengan badan-badan usaha dengan memanfaatkan kekuatan badan usaha itu sendiri demi mendorong kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia. Program ini adalah program kemitraan global pertama UNICEF di sektor perairan, sanitasi dan kesehatan, dan menjadi yang pertama dengan sebuah perusahaan Jepang.

Dalam kerja sama ini, UNICEF dan LIXIL akan:

  • Meluncurkan program-program berorientasi pasar untuk mengembangkan perekonomian sanitasi dan memastikan produk-produk tersebut tersedia dengan harga terjangkau oleh orang-orang yang membutuhkan, mulai dari Ethiopia, Tanzania dan Kenya.
  • Melakukan usaha-usaha yang menarik perhatian setiap orang dalam kesempatan-kesempatan di sektor perekonomian sanitasi.
  • Menggalang dana dan menggalakan partisipasi oleh LIXIL agar kerja sama serupa dapat dilaksanakan juga di negara-negara baru yang lain.

Keberhasilan kemitraan dalam memperluas akses pada sanitasi ini sudah jelas akan mendorong badan-badan usaha lain untuk berkecimpung dalam pasar ini.

Kinya Seto, CEO Grup LIXIL berkata: “Di banyak negara, ‘krisis sanitasi’ sangat berdampak pada kesehatan masyarakat dan juga masa depan anak-anak. Banyak anak yang tidak dapat melanjutkan pendidikan karena ketiadaan kamar mandi. Sebagai nama yang tidak asing dalam industri sanitasi dengan produk-produk unik seperti SATO yang dibuat khusus untuk pasar negara-negara berkembang, kami melihat hal ini adalah kesempatan emas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan standar sanitasi yang lebih baik, sehingga nilai sosial yang positif dapat terjalin.”

###

Catatan untuk para redaksi:

  • 2,3 milyar penduduk dunia tidak memiliki akses sanitasi yang memadai, termasuk 892 juta orang yang terpaksa harus BABS (buang air besar sembarangan). BABS adalah perilaku yang menandakan kemiskinan yang menimbulkan ketimpangan sosial.
  • Bagi anak-anak berusia lima tahun ke bawah, penyakit yang timbul dari sanitasi buruk adalah salah satu penyebab utama kematian. Setiap tahun, ada 288.000 anak-anak balita di seluruh dunia meninggal dunia akibat diare yang disebabkan akses sanitasi yang buruk
  • Toilet berperan penting sebagai parameter kesehatan setiap anak, mencegah penyakit dan mengangkat nasib hidup mereka.


Mengenai UNICEF

UNICEF telah banyak berkontribusi di tempat-tempat yang sulit dijangkau demi meningkatkan kesejahteraan anak-anak yang kurang beruntung. Di seluruh dunia, tepatnya di 190 negara, UNICEF bekerja bagi setiap anak di mana saja dalam menciptakan dunia yang lebih baik bagi setiap orang. Informasi lebih lanjut mengenai UNICEF dan hasil kerjanya bagi anak-anak dapat dilihat di www.unicef.org. Ikuti UNICEF di Twitter dan Facebook.

UNICEF tidak pernah menjadi sponsor perusahaan, merek, produk atau jasa tertentu.

Aset Media:

Gambar-gambar berikut alah konferensi pers yang diselenggarakan di Tokyo pada tanggal 26 Juli 2018. Silahkan unduh disini: http://urx2.nu/L6UR

Gambar-gambar tersebut dikhususkan bagi media dan harus mencantumkan keterangan seperti di bawah ini.

Image:
LIXIL Unicef Make a Splash 23 07 18 Partnership English

Catatan: Logo kerja sama UNICEF dan LIXIL, Make a Splash! Toilets for All

Image:
LIXIL Introduction to Make a Splash

Catatan: Video latar belakang program kerja sama terbaru antara UNICEF dan LIXIL, Make a Splash! Toilets for All

Link: https://youtu.be/PREimrYBTLQ

Image:
LIXIL Make A Splash Three Girls

Keterangan: Tiga anak kecil di India sedang memegang produk SATO

Credit:©LIXIL

Image:
UNICEFUN062213 Sokhin

Catatan: Seorang pelajar sedang memperlihatkan bagaimana cara membilas toilet baru di sekolahnya di Kepulauan Solomon.

Credit:© UNICEF/UN062213/Sokhin

Image:
UNICEFUN055381 Romana

Catatan: Toilet di atas parit di Mumbai.

Credit:© UNICEF/UN055381/Romana

Image:
UNICEFUNI180146 Matas

Catatan: Anak-anak sedang antri ke toilet di sekolah dasar di Madagaskar.

Credit:© UNICEF/UNI180146/Matas